Mengapa Merokok Dapat Menyebabkan GERD?

merokok menyebabkan gerd

Anda sudah mengurangi porsi makan dan menghindari makanan berlemak. Namun tampaknya GERD tak kunjung sembuh. Mungkin ini karena Anda belum berhenti merokok!

Studi yang mengamati hubungan antara merokok dan GERD menemukan bahwa refluks asam lambung bisa menjadi parah jika seseorang tidak berhenti merokok. Apalagi jika kebiasaan merokok ini dibarengi dengan minum kopi atau minuman beralkohol yang semakin memperparah kondisi.

Rokok memperburuk kesehatan dan banyak penyakit yang diakibatkan oleh merokok, salah satunya adalah GERD. Lalu bagaimana rokok bisa memicu GERD? Simak penjelasan di bawah ini!

Pengaruh rokok terhadap GERD

Adalah nikotin, bagian dari rokok yang bisa menyebabkan lemahnya otot pada esofagus yang seharusnya mencegah asam lambung untuk naik. Namun nikotin membuat otot-otot tersebut menjadi rileks sehingga asam yang semestinya tetap di perut malah naik sampai ke kerongkongan bahkan ke mulut.

Merokok bisa menyebabkan mulut tidak memproduksi air liur yang cukup untuk menetralkan asam lambung. Disamping itu, merokok juga membuat tubuh lebih sulit melindungi Anda dari serangan gejala asam lambung seperti rasa panas dan mulas hingga ke dada. Jika seorang perokok batuk, maka refluks akan semakin meningkat karena tekanan pada perut.

Mengunyah permen karet nikotin, dan tembakau, serta patch anti rokok

Mengunyah tembakau secara langsung lebih berbahaya karena nikotin tidak disaring terlebih dahulu seperti ketika Anda merokok. Permen karet nikotin memang jauh lebih aman dan mungkin ini adalah pilihan alternatif yang terbaik bagi seorang perokok. Dampak positif dari mengunyah permen karet adalah produksi air liur yang bertambah sehingga bisa menetralkan asam lambung. Penggunaan patch nikotin juga terbukti sangat membantu mengurangi rasa mulas dan panas di area dada.

Berhenti merokok mulai sekarang

dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa merokok tidak baik untuk kesehatan pencernaan terlebih jika Anda mengalami gejala-gejala GERD. Bahaya dari merokok menyebabkan komplikasi kesehatan yang lebih serius dari refluks saja. Terlebih jika Anda memiliki kelebihan berat badan, sebaiknya menurunkan berat menjadi ideal untuk mengurangi tekanan pada abdomen.

Pastikan indeks massa tubuh Anda normal karena hal ini sangat membantu penyembuhan GERD. Namun yang terpenting adalah berhenti merokok dan mengurangi berat badan Anda serta bergaya hidup sehat.

Mulailah dengan diet sehat dan makan sayuran lebih banyak serta mengurangi minuman berkafein ataupun beralkohol – keduanya dapat mencegah mulas dan nyeri akibat GERD. Langkah mudah ini bisa menyelamatkan hidup Anda.

Read More