Gejala Gigi Avulsi yang Perlu Dipahami

Kondisi di mana gigi terlepas dari soketnya di rongga mulut disebut dengan gigi avulsi, pada umumnya terjadi karena benturan di mulut atau cedera akibat olahraga. Gigi yang terlepas masih bisa kembali dipasang pada soketnya, namun tindakan ini dapat terjadi apabila dilakukan segera setelah gigi tersebut lepas.

Ketika gigi terlpas dan masih terliha utuh, sangat direkomendasikan untuk segera di bawah ke dokter gigi dalam kurun waktu 30 menit. Apabila hal ini dilaksanakan, maka potensi keberhasilan perawatan dan pemasangan terhadap gigi yang lepas tersebut masih sangat tinggi. Namun, apabila gigi yang lepas tak kunjung dipasang kembali dalam dua jam, maka peluang untuk dipasang sedikit.

Tanda Gigi Avulsi

Kondisi ini termasuk dalam cedera gigi atau cedera dental, dalam cedera ini akan muncul rasa nyeri di sekitar gigi hingga rahang dan merupakan gejala yang sering terjadi. Rasa nyeri juga muncul ketika seseorang mencoba mengunyah makanan dan pada saat adanya perubahan suhu. Selain itu, terdapat pula kemungkinan adanya perdarahan dan pembengkakan.

Apabila kondisi ini terjadi dikarenakan benturan, beberapa gejala yang akan muncul adalah seperti luka di pipi dan bibir. Penyebab utama dan paling sering dari kondisi ini adalah trauma fisik yang diakibatkan benturan atau cedera ketika sedang berolahraga maupun mengalami celaka. Kondisi ini juga mudah didiagnosis oleh dokter, dengan hanya melihat keadaan rongga mulut secara langsung.

Cara Mengobati

Jika yang terlepas adalah gigi susu, maka segera ambil kain kasa yang bersih dan gigit kasa tersebut selama kurang lebih 15 menit. Langkah ini bisa membantu penderita untuk mengontrol pendarahan yang terjadi, gigi susu yang mengalami kondisi ini sangat tidak disarankan untuk kembali ditanam, karena apabila dilakukan hanya akan mengganggu pertumbuhan gigi permanen di bawahnya.

Sementara itu terdapat cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini terhadap gigi permanen. Cara ini meliputih beberapa langkah yang harus dilakukan dengan benar dan tidak asal-asalan, berikut di antaranya.

  • Ketika gigi lepas, segera ambil gigi permanen tersebut untuk selanjutnya dibersihkan sebelum ditanam kembali.
  • Perhatikan cara mengambil gigi, cukup pegang mahkotanya saja dan jangan sampai menyetuh akar dari gigi tersebut.
  • Setelah dibersihkan, letakkan kembali gigi ke tempat semula dalam rongga mulut untuk kemudian dipasang kembali.
  • Kemudian gigit dilandasi dengan kain selama beberapa menit, tujuannya agar posisi gigi bisa bertahan.
  • Setelah itu pergi ke dokter gigi untuk melakukan konsultasi, kondisi ini termasuk darurat medis yang harus segera mendapatkan penanganan.

Apabila tidak dapat memasukkan gigi kembali ke posisi semula di rongga mulut, maka bisa direndam dalam susu dan kemudian hubungi atau kunjungi dokter.

Segera berkonsultasi atau memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gigi lepas, apabila berhasil melakukan pemasangan atau tanam gigi kembali di rumah, tetap lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapat penanganan tepat. Selain itu, pasien juga bisa bertanya mengenai langkah selanjutnya usai mengalami gigi lepas dan proses menanam kembali gigi yang lepas tersebut dengan benar.

Cara Mencegah Gigi Avulsi

Penyebab utama terjadinya kondisi ini adalah karena cedera, langkah terbaik untuk mencegahnya adalah dengan menghindari cedera atau kecelakaan. Sangat disarankan untuk menggunakana alat pelindung kepala dan wajah, terutama saat berolahraga. Bisa juga dengan menggunakan pelindung gigi atau mouth guard.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*