Menilik Faktor Penyebab Kenakalan Remaja

Persoalan kenakalan remaja sampai saat ini masih menjadi persoalan yang muncul di tengah masyarakat. Masalah kenakalan remaja ini bukan semata sikap jahil, melainkan aktivitas atau perbuatan yang melanggar norma atau hukum. Biasanya dilakukan oleh anak-anak dalam rentang usia 13-18 tahun.

Idealnya, remaja menjadi harapan sebuah bangsa sebagai generasi penerus. Banyak remaja yang melakukan tawuran, pencurian, penyalahgunaan narkoba, dan lain sebagainya. Untuk dapat mengatasi hal ini, perlu diketahui terlebih dahulu penyebab kenakalan remaja itu sendiri.

Inilah penyebab kenakalan remaja

Kenakalan remaja bukanlah persoalan tunggal. Hampir semua sosiolog, psikolog, psikiater, serta kriminolog sepakat bahwa kasus kenakalan remaja terjadi akibat pengaruh berbagai faktor dalam jangka waktu yang panjang.

Para peneliti mengelompokkan kenakalan remaja ke dalam beberapa bagian, sebagai berikut:

1. Keluarga

Sebagai institusi dasar di dalam masyarakat, keluarga perlu mengajarkan nilai dan norma bagi anak-anak yang nantinya akan dibawa ke kelompok lebih besar. Pola asuh yang diterapkan di dalam keluarga berperan besar dalam memengaruhi karakter seorang anak.

Menurut para ahli, pola asuh yang keliru di dalam keluarga dapat menjadi penyebab kenakalan remaja. Anak yang sering dibandingkan, kurang memperoleh perhatian, atau kurang kasih sayang dari orang tua, sering kali menjadikan anak bermasalah di lingkungan yang lebih besar.

Masalah keluarga kurang harmonis atau broken home juga menjadikan anak-anak lebih rentan untuk bertindak melanggar norma atau hukum yang berlaku.

2. Lingkungan

Selain keluarga, faktor lingkungan menjadi penyebab kenakalan remaja yang krusial. Lingkungan berkontribusi besar dalam membentuk kepribadian seorang anak.

Sebagai contoh, dalam banyak kasus, anak remaja yang bergaul di lingkungan pecandu narkoba, pada akhirnya juga turut menjadi pecandu narkoba. Atau lingkungan kelompok kriminal lainnya.

3. Sekolah

Di sekolah, anak idealnya belajar mengembangkan diri dan mematuhi peraturan yang berlaku. Sayangnya, di sekolah anak juga dapat bertemu dengan lingkungan pertemanan yang tidak selalu memberi pengaruh baik.

Selain itu, kadang sekolah juga tidak selalu berhasil membentuk pribadi anak dengan baik. Hal ini juga dapat menjadi salah satu penyebab kenakalan remaja.

4. Faktor lain

Penyebab kenakalan remaja bukan hanya ketiga faktor tersebut. Hal-hal lain di luar ketiga faktor tersebut dapat juga memicu kenakalan remaja. Kekecewaan terhadap aparat penegak hukum, misalnya.

Media massa juga bisa menjadi faktor penyebab kenakalan remaja. Apalagi di era digital seperti saat ini. Informasi dapat diakses dengan mudah dan cepat. Orang dewasa pun tidak selalu bisa mengawasi apa yang diakses oleh anak atau remaja. Padahal apa yang ditemukan anak di media massa atau media sosial, bisa sangat memengaruhi kepribadiannya.

Faktor internal atau diri anak itu sendiri juga berperan penting. Memasuki usia remaja, anak mengalami pubertas. Saat itu, anak akan berusaha mengenal dirinya atau mencari jati diri. Tak jarang anak mengalami krisis pembentukan karakter. Faktor yang telah disebutkan sebelumnya, keluarga dan lingkungan, harus mengambil peran di masa krisis pembentukan karakter ini. Jika tidak, fase pencarian jati diri ini malah justru menjadi penyebab kenakalan remaja.

Mengetahui penyebab kenakalan remaja dapat menjadi langkah awal untuk mengatasi persoalan tersebut. Membangun perasaan aman dengan perhatian dan kasih sayang yang cukup bagi anak, umumnya bisa membuat anak tidak melakukan hal-hal yang melanggar norma atau hukum. Sebab tidak jarang kenakalan remaja terjadi karena anak ingin mendapat perhatian.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*