Manfaat Tanaman Damiana, Benarkan Mampu Meningkatkan Gairah Seksual?

Manfaat Tanaman Damiana, Benarkan Mampu Meningkatkan Gairah Seksual?

Tanaman damiana banyak tumbuh di Meksiko dan Amerika Tengah. Sejak dulu, batang dan daunnya digunakan sebagai obat herbal. Salah satu yang membuatnya populer adalah klaim berkhasiat sebagai aphrodisiac yaitu meningkatkan gairah seksual. Meski belum ada penelitian kontemporer terkait efektivitasnya, tanaman damiana sejak dulu kerap digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk keluhan buang air kecil. Tanaman dengan nama latin Turnera diffusa ini juga dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual. Lebih jauh lagi, beberapa klaim seputar manfaat tanaman damiana adalah:

  1. Mengatasi masalah seksual

Selain klaim meningkatkan gairah seksual, tanaman damiana juga disebut dapat mengatasi masalah seksual. Manfaatnya mulai dari meningkatkan kepuasan seksual, menambah frekuensi orgasme, hingga mengatasi kondisi keringnya vagina. Namun, belum ada bukti ilmiah yang mendukung manfaat ini.

  1. Menurunkan berat badan

Ada juga klaim bahwa mengonsumsi tanaman damiana yang dikombinasikan dengan tanaman lain seperti guarana dapat menurunkan berat badan. Utamanya, jika dikonsumsi oleh orang yang kelebihan berat badan. Namun masih perlu bukti lebih komprehensif yang mendukung klaim ini. Cara kerjanya disebut-sebut mengurangi nafsu seseorang jika dikonsumsi 15 menit sebelum waktu makan. Dengan demikian, asupan kalori pun bisa lebih terjaga.

  1. Mengatasi masalah kandung kemih

Sejak berabad-abad silam, secara tradisional tanaman damiana digunakan untuk mengatasi masalah kandung kemih. Namun belum ada penelitian kontemporer yang mendukung hal ini. Akan lebih baik jika masalah kandung kemih diatasi dengan memperbanyak asupan cairan. Dengan demikian, rasa nyeri di kandung kemih bisa berkurang. Namun jika dicurigai ada gejala infeksi saluran kemih, konsultasikan pada dokter.

Di pasaran, tanaman damiana dijual dalam bentuk kapsul, ekstrak cairan, atau teh. Namun tidak ada standar pasti berapa dosis yang tepat untuk mengonsumsinya. Biasanya, ada petunjuk penggunaan di label kemasannya. Secara umum dosis konsumsi tanaman damiana adalah 2-4 gram ekstrak damiana kering dalam bentuk teh maupun kapsul. Konsumsinya bisa dilakukan 3 kali sehari. Namun ingat bahwa panduan dosis ini tidak berlaku sama untuk semua orang.

Secara umum, tanaman damiana dianggap sebagai tanaman herbal yang aman dikonsumsi. Meskipun demikian, konsumsi berlebihan akan menimbulkan reaksi negatif mulai dari kejang hingga keracunan. Selain itu, perlu diingat bahwa tanaman damiana dapat menurunkan kadar gula darah sehingga penderita diabetes yang mengonsumsi obat gula atau menggunakan insulin perlu berhati-hati. Perhatikan berapa kadar gula darah untuk menghindari terjadinya hipoglikemia. 

Pengaruhnya pada kadar gula darah ini pula yang menyebabkan pasien yang akan menjalani prosedur operasi juga harus menghentikan konsumsi tanaman damiana sejak 2 minggu sebelum operasi. Ibu hamil dan menyusui pun tidak disarankan mengonsumsi tanaman damiana karena belum terbukti keamanannya. Begitu pula dengan orang yang memiliki masalah dengan liver sebaiknya tidak mengonsumsi tanaman damiana. Meski telah digunakan sejak berabad-abad silam untuk berbagai klaim termasuk meningkatkan gairah seksual, kurang tepat jika menggantungkan kepuasan seksual hanya pada tanaman damiana. Apalagi ada risiko efek samping yang mungkin terjadi jika dikonsumsi berlebihan.

Read More

Gejala Gigi Avulsi yang Perlu Dipahami

Kondisi di mana gigi terlepas dari soketnya di rongga mulut disebut dengan gigi avulsi, pada umumnya terjadi karena benturan di mulut atau cedera akibat olahraga. Gigi yang terlepas masih bisa kembali dipasang pada soketnya, namun tindakan ini dapat terjadi apabila dilakukan segera setelah gigi tersebut lepas.

Ketika gigi terlpas dan masih terliha utuh, sangat direkomendasikan untuk segera di bawah ke dokter gigi dalam kurun waktu 30 menit. Apabila hal ini dilaksanakan, maka potensi keberhasilan perawatan dan pemasangan terhadap gigi yang lepas tersebut masih sangat tinggi. Namun, apabila gigi yang lepas tak kunjung dipasang kembali dalam dua jam, maka peluang untuk dipasang sedikit.

Tanda Gigi Avulsi

Kondisi ini termasuk dalam cedera gigi atau cedera dental, dalam cedera ini akan muncul rasa nyeri di sekitar gigi hingga rahang dan merupakan gejala yang sering terjadi. Rasa nyeri juga muncul ketika seseorang mencoba mengunyah makanan dan pada saat adanya perubahan suhu. Selain itu, terdapat pula kemungkinan adanya perdarahan dan pembengkakan.

Apabila kondisi ini terjadi dikarenakan benturan, beberapa gejala yang akan muncul adalah seperti luka di pipi dan bibir. Penyebab utama dan paling sering dari kondisi ini adalah trauma fisik yang diakibatkan benturan atau cedera ketika sedang berolahraga maupun mengalami celaka. Kondisi ini juga mudah didiagnosis oleh dokter, dengan hanya melihat keadaan rongga mulut secara langsung.

Cara Mengobati

Jika yang terlepas adalah gigi susu, maka segera ambil kain kasa yang bersih dan gigit kasa tersebut selama kurang lebih 15 menit. Langkah ini bisa membantu penderita untuk mengontrol pendarahan yang terjadi, gigi susu yang mengalami kondisi ini sangat tidak disarankan untuk kembali ditanam, karena apabila dilakukan hanya akan mengganggu pertumbuhan gigi permanen di bawahnya.

Sementara itu terdapat cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini terhadap gigi permanen. Cara ini meliputih beberapa langkah yang harus dilakukan dengan benar dan tidak asal-asalan, berikut di antaranya.

  • Ketika gigi lepas, segera ambil gigi permanen tersebut untuk selanjutnya dibersihkan sebelum ditanam kembali.
  • Perhatikan cara mengambil gigi, cukup pegang mahkotanya saja dan jangan sampai menyetuh akar dari gigi tersebut.
  • Setelah dibersihkan, letakkan kembali gigi ke tempat semula dalam rongga mulut untuk kemudian dipasang kembali.
  • Kemudian gigit dilandasi dengan kain selama beberapa menit, tujuannya agar posisi gigi bisa bertahan.
  • Setelah itu pergi ke dokter gigi untuk melakukan konsultasi, kondisi ini termasuk darurat medis yang harus segera mendapatkan penanganan.

Apabila tidak dapat memasukkan gigi kembali ke posisi semula di rongga mulut, maka bisa direndam dalam susu dan kemudian hubungi atau kunjungi dokter.

Segera berkonsultasi atau memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gigi lepas, apabila berhasil melakukan pemasangan atau tanam gigi kembali di rumah, tetap lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapat penanganan tepat. Selain itu, pasien juga bisa bertanya mengenai langkah selanjutnya usai mengalami gigi lepas dan proses menanam kembali gigi yang lepas tersebut dengan benar.

Cara Mencegah Gigi Avulsi

Penyebab utama terjadinya kondisi ini adalah karena cedera, langkah terbaik untuk mencegahnya adalah dengan menghindari cedera atau kecelakaan. Sangat disarankan untuk menggunakana alat pelindung kepala dan wajah, terutama saat berolahraga. Bisa juga dengan menggunakan pelindung gigi atau mouth guard.

Read More

Mengenal Lebih Dekat Xenophobia dan Cara Mengatasinya

Mengenal Lebih Dekat Xenophobia dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda mendengar istilah xenophobia? Ini adalah istilah untuk merujuk pada sekelompok indovodu yang merasa takut atau mendiskriminasi orang yang dianggapnya asing. 

Mengenai Apa Itu Xenophobia

Xenophobia atau xenofobia adalah ketidaksukaan atau ketakutan pada orang-orang yang dianggap asing atau yang dianggap berbeda dari dirinya. Umumnya, xenofobia melibatkan keyakinan dari individu tersebut bahwa kelompok asalnya dengan orang-orang “asing” yang berasal dari luar kelompoknya memiliki konflik. 

Biasanya xenofobia disamakan dengan homofobia dan rasisme. Namun, berbeda dari homofobia dan rasisme, xenofobia dilatarbelakangi oleh persepsi bahwa mereka atau orang-orang yang berasal dari luar kelompoknya adalah orang asing.

Orang yang xenofobia biasanya akan menganggap dan percaya bahwa budaya dan negara mereka sendiri lebih hebat dibanding budaya orang asing. Mereka akan tidak ingin ada pendatang masuk ke komunitasnya.

Jenis Xenophobia

Ketika berbicara mengenai xenophobia, ada 2 jenis xenofobia yang perlu dikenali, yaitu:

  • Xenofobia budaya yaitu jenis yang “ketakutan” berupa penolakan objek, tradisi maupun simbol yang terkait dengan kebangsaan atau kelompok lain. Yang termasuk xenophobia budaya termasuk pakaian, bahasa, musik, serta tradisi lain yang berkaitan dengan budaya.
  • Xenophobia Imigran, yaitu jenis yang melibatkan penolakan orang-orang yang biasanya tidak dipercayai oleh seseorang dengan xenophobia. Biasanya juga xenofobia imigran bisa berupa penolakan orang dari bangsa atau agama lain dan bahkan menyebabkan permusuhan, penganiayaan, kekerasan, hingga genosida.

Karakteristik Orang dengan Perilaku Xenophobia

Meskipun xenophobia biasanya diekspresikan dengan cara yang beragam rupa. Namun, ada beberapa perilaku umum yang biasanya ditunjukkan oleh orang dengan xenophobia ini, yaitu:

  • Sulit bekerja dengan rekan kerja yang memiliki budaya, agama, dan ras yang berbeda
  • Merasa tidak nyaman saat berada di sekitar orang berasal dari kelompok berbeda atau orang yang dianggap asing
  • Menolak dengan siapa saja atau orang asing yang memiliki cara berpakaian, warna kulit, atau hal lain yang berbeda dari dirinya
  • Akan berusaha sebisa mungkin menghindari area atau wilayah tertentu

Tips Mengurangi atau Menghilangkan Xenophobia yang Ada dalam Diri Sendiri

Jika Anda merasa memiliki sikap xenophobia, Anda bisa mencoba tips berikut ini agar mengurangi atau menghilangkan  xenophobia dalam diri Anda. Berikut tipsnya.

  1. Perluas Pengalaman Melihat Budaya Lain

Biasanya orang yang memiliki kecenderungan xenophobia karena sedikit paparan dan interaksi dengan budaya lain di luar komunitas Anda. Anda bisa mengatasi xenophobia dengan melakukan perjalanan menikmati budaya dan negara atau kota lain. Jangan mikir jauh-jauh, mulai lah dari kota yang dekat dengan tempat tinggal Anda sekarang.

  1. Mempelajari Budaya Lain

Ada banyak orang yang takut dengan sesuatu yang bahkan belum mereka ketahui. Termasuk pada orang yang memiliki kecenderungan memiliki perilaku xenophobia ini. Jika Anda memiliki bibit xenophobia, sebaiknya pelajari budaya atau cari tahu mengenai daerah lain. Bisa dengan menonton film, melihat video di internet, atau dengan membaca buku yang membahas seputar budaya lain.

  1. Menemui Ahli Kejiwaan

Ketika Anda merasa sudah banyak bergaul dengan orang yang dianggap asing, atau sudah mempelajari mengenai daerah atau budaya di tempat lain, namun masih memiliki kecenderungan xenofobia, hal yang bisa dilakukan adalah menemui psikiater atau psikolog. 

Dokter atau orang yang ahli masalah kejiwaan akan memberikan berbagai terapi untuk menangani perilaku xenophobia ini. Terapi yang diberikan berupa terapi perilaku kognitif, serta pemberian obat-obatan untuk meredakan rasa cemas yang dimiliki oleh mereka yang mengalami xenophobia ini.

Read More

Cercarial Dermatitis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Cercarial dermatitis sering disebut juga dengan gatal perenang (swimmer's itch)

Apakah Anda suka berenang di perairan terbuka, seperti danau dan kolam air tawar atau asin? Hati-hati ya, aktivitas tersebut dapat menyebabkan gatal-gatal dan ruam. Nah, kondisi inilah yang dinamakan cercarial dermatitis, yaitu ruam gatal yang muncul ketika Anda selesai berenang di perairan terbuka. Oleh sebab itu, yuk cari tahu gejala, penyebab, dan cara mencegah cercarial dermatitis, agar kegiatan berenang Anda tidak menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan.

Penyebabnya

Cercarial dermatitis sering disebut juga dengan gatal perenang (swimmer’s itch). Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh reaksi alergi terhadap parasit yang masuk ke dalam kulit Anda ketika berenang di perairan terbuka.

Parasit tersebut biasanya hidup di hewan unggas air dan beberapa mamalia lainnya, lalu dilepaskan ke dalam air. Jika seseorang bukan merupakan inang yang cocok bagi parasit tersebut, maka ia akan segera mati ketika berada di kulit Anda. 

Beberapa contoh hewan unggas dan mamalia yang menjadi tempat hidup parasit penyebab cercarial dermatitis adalah angsa, bebek, burung camar, berang-berang, dan muskrat. Telur parasit akan masuk ke dalam air melalui kotoran inangnya. 

Sebelum menginfeksi hewan unggas, mamalia, atau manusia, parasit akan hidup dalam jangka waktu tertentu pada hewan sejenis siput. Biasanya, siput ini hidup di dekat garis pantai. Inilah mengapa cercarial dermatitis paling sering terjadi di perairan dangkal.

Gejala cercarial dermatitis

Ruam gatal yang muncul tampak seperti jerawat kemerahan atau lecet di kulit. Gejala ini dapat muncul dalam beberapa menit atau hari setelah Anda berenang di perairan terbuka. Sering kali, gatal hanya menyerang bagian kulit yang terbuka atau kulit yang tidak tertutup pakaian renang. Gejala dapat semakin memburuk jika terlalu sering terpapar parasit penyebab cercarial dermatitis. 

Faktor risiko

Parasit penyebab cercarial dermatitis hidup di dalam darah unggas air dan mamalia yang hidup di dekat kolam dan danau. Semakin sering Anda menghabiskan waktu berenang di perairan terbuka, semakin tinggi risiko Anda mengalami cercarial dermatitis. 

Selain itu, anak-anak mungkin lebih berisiko terpapar parasit, karena cenderung bermain di air dangkal dan seringnya, tidak mengeringkan badan dengan handuk. Beberapa orang mungkin lebih sensitif dan memiliki kepekaan yang meningkat setiap kali terpapar parasit penyebab gatal perenang.

Tips mencegah cercarial dermatitis 

Untuk mengurangi risiko paparan parasit penyebab cercarial dermatitis, cobalah beberapa tips berikut.

  1. Hindari berenang di area di mana cercarial dermatitis adalah masalah yang diketahui atau ada peringatan terkait kemungkinan kontaminasi parasit. 
  2. Hindari berenang di daerah berawa di mana siput banyak ditemukan.
  3. Jika memungkinkan, hindari garis pantai. Anda mungkin lebih berisiko terpapar parasit jika terlalu lama berenang di dekat pantai.
  4. Bilas badan setelah berenang, terutama kulit yang terpapar dengan air bersih sesegera mungkin setelah berenang. Lalu, keringkan kulit Anda dengan handuk. 
  5. Sering-seringlah mencuci pakaian renang Anda.
  6. Hindari memberi makan burung di dekat dermaga atau area berenang.
  7. Gunakan tabir surya yang tahan air  (waterproof). Upaya ini dapat melindungi kulit dari parasit penyebab cercarial dermatitis. 

Rasa gatal yang muncul memang sangat tidak nyaman, tetapi biasanya dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Sementara itu, Anda dapat membantu meredakan rasa gatal dengan obat bebas maupun resep. Cercarial dermatitis tidak menular. Jadi, Anda tidak perlu khawatir tertular gatal-gatal dari seseorang yang mengalaminya.

Read More

5 Fungsi Air Liur untuk Kesehatan Gigi dan Mulut

Meskipun jarang disadari manfaatnya, air liur mempunyai fungsi penting untuk kesehatan gigi dan mulut. Air liur yang dihasilkan dari beberapa kelenjar di sekitar mulut ini selalu bergerak mendistribusikan makanan dan mengeliminasi bahan yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. 

fungsi air liur

Terdapat anti-mikroba yang menjaga mulut agar bakteri tidak masuk ke dalam saluran pencernaan. Beruntungnya tubuh mendapatkan penjagaan utama seperti ini, berikut merupakan fungsi air liur untuk kesehatan gigi dan mulut lainnya. 

  1. Pelumas mulut

Fungsi air liur yang paling terlihat yaitu sebagai lubrikan atau pelumas. Air liur melapisi dan melindungi mukosa di dalam mulut sehingga mencegah terjadinya iritasi baik karena fisik, kimia, maupun panas. Saat makanan masuk ke dalam mulut, air liur membantu melumatkan dan melancarkan hasil kunyahan ke dalam kerongkongan. Dengan begitu, kondisi rongga mulut menjadi nyaman.

Air liur juga berfungsi memecah molekul amilum menjadi gula yang lebih sederhana. Rasa makanan pun menjadi lebih manis karena adanya enzim amilase air liur.    

  1. Melindungi enamel gigi 

Enamel merupakan lapisan gigi paling luar. Dengan adanya kandungan kalsium, fosfat, dan florida pada air liur, enamel pun terlindungi sehingga gigi dapat melakukan remineralisasi. Air liur juga mampu mengencerkan asam yang menempel pada enamel gigi sehingga terhindar dari proses pengikisan gigi. Beberapa jenis protein di air liur berperan sebagai pelindung erosi gigi atau kerusakan gigi.   

  1. Menurunkan risiko penyakit gusi

Air liur memiliki fungsi sebagai anti-mikroba sehingga mampu menurunkan risiko penyakit gusi seperti periodontitis. Penyakit ini disebabkan karena infeksi bakteri yang apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat bisa mengakibatkan lepasnya gigi dari gusi. 

Berbagai faktor risiko periodontitis salah satunya yaitu penderita sedang menjalankan pengobatan dengan efek samping berkurangnya produksi air liur. Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya perlindungan gusi.  

  1. Mencegah bad breath

Keadaan mulut kering atau sering disebut xerostomia bisa menjadi penyebab bad breath. Kondisi ini ditandai dengan bau mulut yang menetap di dalam mulut dalam jangka waktu yang lama, bukan seperti bau mulut pagi hari yang hanya sebentar.  

Air liur mengatasi keadaan mulut kering dengan cara melembabkan, menetralkan keadaan asam, serta menghilangkan sel mati yang berasal dari lidah, gusi, dan dinding mulut. Jika sel-sel mati tersebut mengendap di dalam mulut, maka bisa menyebabkan bad breath

  1. Menjaga pH mulut

pH air liur normal di dalam mulut berkisar 6,2 sampai 7,6. pH yang rendah atau asam menyebabkan demineralisasi enamel gigi sehingga menyebabkan gigi sensitif sampai kerusakan gigi. Penurunan pH disebabkan karena konsumsi makanan dan minuman seperti minuman bersoda, anggur putih, keju, atau buah ceri.

Bakteri dalam mulut lantas mengurai karbohidrat makanan atau minuman tersebut menjadi asam laktat, asam butirat, dan asam aspartat. Ketiga jenis asam tersebut menurunkan pH air liur. 

Menghindari makanan dan minuman tersebut menjadi cara paling ampuh mencegah penurunan pH. Cara lainnya yaitu dengan membiarkan mulut memproduksi air liur dalam jumlah banyak, lalu telan atau muntahkan agar pH kembali seimbang.

Jangan pernah menggosok gigi setelah mengonsumsi makanan dan minuman asam tepat sesaat setelahnya. Gigi akan menlunak karena pengaruh asam sehingga menggosok gigi justru membuat enamel terkikis. 

Secara alami, fungsi air liur ialah sebagai perlindungan tubuh. Namun, di luar itu kesehatan gigi dan mulut tetap harus tetap dirawat dan dijaga secara rutin. Meskipun produksi dan kondisi air liur normal, namun penyakit gigi dan mulut tetap bisa terjadi karena buruknya higienitas. 

Read More

Cara Membuat Bulu Mata Lentik Tanpa Penjepit Bulu Mata

Bulu mata panjang, lentik dan tebal membuat mata terlihat indah menawan. Para wanita berlomba-lomba mencari cara membuat bulu mata lentik secara alami.

Dengan sentuhan alat make up, siapapun bisa memiliki bulu mata yang indah. Penjepit bulu mata dan maskara menjadi salah satu senjata ampuh untuk menciptakan efek bulu mata lentik.

Padahal tanpa kedua hal tersebut, Anda bisa saja memiliki bulu mata impian. Dengan mengetahui rahasia melentikkan bulu mata berikut, Anda tak perlu khawatir bila kehilangan penjepit bulu mata.

  • Cara membuat bulu mata lentik dengan tangan hangat

Tanpa memerlukan alat apapun, Anda bisa melentikkan bulu mata dengan tangan. Pertama-tama, cuci bersih tangan Anda dan keringkan dengan handuk. Gosok-gosokkan jari telunjuk Anda dengan tangan yang lain untuk menghasilkan panas.

Tutup mata Anda dan dorong bulu mata dari ujung akar ke pangkal secara perlahan. Tahan selama 10 detik, lalu ulangi proses ini beberapa kali hingga mendapat hasil yang Anda inginkan.

Aplikasikan maskara untuk membuat bulu mata tampak bervolume.

  • Melentikkan bulu mata dengan sendok hangat

Rendam satu buah sendok bersih dengan air hangat, lalu tekan sisi lengkung di atas kelopak mata. Tekan bulu mata dengan lembut ke lengkungan sendok dan tahan selama 10 detik.

Selagi Anda menahan bulu mata dengan sendok, oleskan maskara untuk menambah efek lentik dan bervolume.

Ketika Anda melakukan cara ini, hati-hati untuk tidak melukai kulit mata dengan sendok.

  • Gunakan sikat gigi hangat untuk membuat efek lentik pada bulu mata

Jika Anda memiliki sikat gigi bekas, jangan buru-buru membuangnya. Anda bisa memanfaatkan sikat gigi tersebut menjadi pengganti penjepit bulu mata.

Sebelum menggunakannya, pastikan sikat gigi telah dicuci bersih. Setelahnya rendam sikat gigi dengan air hangat dan diamkan selama beberapa menit.

Sisir bulu mata dengan sikat gigi hangat dengan lembut, dan tahan ujung bulu mata selama beberapa detik agar efeknya tahan lama. Ulangi proses ini dengan merendam kembali sikat gigi lalu sisirkan ke bulu mata.

Aplikasikan satu atau dua lapis maskaran untuk menambah efek bulu mata yang panjang dan lentik.

  • Melentikkan bulu mata dengan maskara

Selain menambah volume, beberapa maskara juga diformulasikan untuk menambah kelentikan bulu mata.  

Gunakan tongkat maskara dan oleskan dari akar hingga pangkal bulu mata secara zigzag. Tahan tongkat selama beberapa detik dan ulangi proses ini hingga mendapat hasil akhir yang Anda inginkan.

Tips merawat bulu mata dan melentikkan bulu mata yang benar

Mendapatkan bulu mata lentik alami dan tahan lama memerlukan waktu cukup lama.

Agar bulu mata tumbuh dengan sehat, bersihkan wajah dan bulu mata dari riasan. Anda bisa menggunakan cairan khusus seperti micellar water atau eye make up remover untuk membersihkan area mata. Anda juga bisa menggunakan serum agar bulu mata tumbuh sehat dan lebih panjang.

Ketika menggunakan penjepit bulu mata, pastikan alat tersebut bersih dari make up yang menumpuk. Jangan tekan bulu mata dengan kuat karena akan menyebabkan kerontokan.

Sesekali, istirahatkan bulu mata dengan tidak memakai maskara. Zat kimia pada maskara dapat menghambat pertumbuhan bulu mata. Yang terakhir, ikuti pola diet sehat. Mengonsumsi makanan yang kaya vitamin membantu mempercepat pertumbuhan bulu mata. Bulu mata yang tumbuh dengan sehat merupakan kunci penting agar Anda bisa melakukan berbagai cara membuat bulu mata lentik.

Read More

Komplikasi Pneumonia yang Perlu Anda Ketahui

Komplikasi Pneumonia yang Perlu Anda Ketahui

Komplikasi pneumonia adalah kondisi infeksi virus, atau jamur yang menyebabkan peradangan pada paru-paru. Menurut WHO, komplikasi pneumonia menyumbang 15 persen, tepatnya 808.694 jiwa dari seluruh kematian anak di bawah usia 5 tahun di dunia. Pneumonia memiliki gejala yang mirip dengan flu sehingga kondisi ini sering kali diabaikan. Padahal pneumonia bisa sangat berbahaya karena dapat menyebabkan terjadinya berbagai komplikasi yang bisa mengancam jiwa penderitanya.

Meski memakan banyak korban anak-anak, kondisi ini sebetulnya dapat menimpa siapa saja. Akan tetapi, komplikasi pneumonia lebih sering terjadi pada orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti anak kecil dan orang tua. Beberapa komplikasi pneumonia yang mungkin terjadi, di antaranya:

  1. Bakteremia

Jika pneumonia disebabkan oleh bakteri, mereka juga bisa masuk ke dalam darah dan menyebarkan infeksi ke organ lain hingga berpotensi menyebabkan kegagalan organ. Kondisi ini disebut dengan bakteremia. Bakteremia juga dapat menyebabkan situasi serius yang dikenal sebagai syok septik. Ini merupakan reaksi terhadap infeksi dalam darah yang bisa membuat tekanan darah menjadi terlalu rendah sehingga jantung tak dapat memompa cukup darah ke organ-organ tubuh lainnya.

 Segera cari bantuan medis apabila Anda merasakan gejala berupa demam, jantung berdetak kencang, napas cepat, menggigil, tekanan darah rendah, perut tidak nyaman, dan kebingungan. Dokter mungkin akan memberi antibiotik untuk mengatasi bakteremia.

  1. Abses paru-paru

Terkadang, pneumonia dapat menyebabkan terbentuknya kantong nanah (abses) di paru-paru. Kondisi ini lebih mungkin terjadi apabila Anda memiliki riwayat penyakit gusi, menderita bakteremia, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan menyalahgunakan alkohol. Jika Anda memiliki gejala berikut segera hubungi dokter:

  • Demam tinggi lebih dari 38 derajat Celcius
  • Batuk nanah
  • Berkeringat di malam hari
  • Tidak merasa lapar
  • Berat badan turun tiba-tiba
  • Kelelahan.
  1. Gagal napas

Gagal napas merupakan salah satu komplikasi pneumonia yang mengancam jiwa. Kondisi ini terjadi ketika paru-paru tidak dapat mengirim cukup oksigen atau membuang karbon dioksida dalam darah sehingga Anda perlu menggunakan ventilator. Kebutuhan oksigen yang tak tercukupi dapat menyebabkan organ tubuh berhenti bekerja. Saat mengalami gagal napas, Anda dapat merasakan gejala seperti tidak mendapat cukup udara, napas cepat, detak jantung tidak teratur, kebingungan, kebiruan pada kulit, ujung jari, atau bibir, kegelisahan yang ekstrem, kelelahan, berkeringat, dan hilang kesadaran.

  1. Efusi pleura 

Pneumonia dapat menyebabkan cairan menumpuk pada pleura, yaitu ruang tipis antara lapisan jaringan yang melapisi paru-paru dan rongga dada. Penumpukan cairan di sekitar paru-paru ini disebut dengan efusi pleura. Jika cairan tersebut terinfeksi, maka dapat menyebabkan empiema (penumpukan nanah di pleura). 

Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala nyeri dada yang parah saat bernapas, batuk atau bersin, nyeri yang menjalar ke punggung atau bahu, demam, dan sulit bernapas. Dokter mungkin akan melakukan prosedur untuk menghilangkan cairan dari tubuh Anda dengan menggunakan jarum medis. 

  1. Gagal ginjal 

Ketika Anda mengalami bakteremia atau syok septik, jantung tak dapat memompa cukup darah ke ginjal. Meski bukan komplikasi umum dari pneum

Read More

Alami Streptococcus Tonsillitis? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Streptococcus tonsillitis atau tonsilitis merupakan infeksi atau radang amandel. Amandel merupakan jaringan getah bening berbentuk bola yang terletak di kedua sisi tenggorokan, di atas, dan di belakang lidah. Amandel merupakan bagian dari sistem imunitas tubuh untuk melawan infeksi. Umumnya, tonsilitis akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 4 – 10 hari.

Apakah penyebab tonsillitis?

Penyebab tonsilitis bisa karena kuman, virus, atau bakteri. Namun, seringnya disebabkan oleh virus, seperti:

  • Influensa.
  • Virus corona.
  • Adenovirus.
  • Virus epstein-barr.
  • Virus herpes simpleks.
  • HIV.

Tonsilitis yang disebabkan oleh bakteri, biasanya adalah Streptococcus. Bakteri ini juga menyebabkan radang tenggorokan (strep throat). Adapun bakteri lain yang juga bisa menyebabkan tonsilitis, termasuk:

  • Staphylococcus aureus.
  • Chlamydia pneumoniae.
  • Neisseria gonorrhoeae.

Perlu Anda ketahui, streptococcus tonsillitis merupakan penyakit menular melalui udara dalam bentuk tetesan ketika orang yang terinfeksi bernapas, batuk, atau bersin. Anda mungkin dapat terinfeksi setelah menghirup tetesan tersebut atau menularkannya ke kulit atau benda yang bersentuhan langsung dengan mulut, hidung, atau mata.

Gejala streptococcus tonsillitis

Umumnya, streptococcus tonsillitis menyerang anak-anak usia prasekolah dan pertengahan remaja, tapi juga dapat menyerang orang dewasa. Gejala radang amandel ini mirip dengan radang tenggorokan, sebab radang tenggorokan juga bisa menjadi salah satu jenis tonsilitis. Berikut tanda dan gejala umum streptococcus tonsillitis.

  • Amandel bengkak dan merah.
  • Ada lapisan atau bercak putih atau kuning pada amandel.
  • Sakit tenggorokan.
  • Kesulitan menelan makanan.
  • Demam.
  • Kelenjar getah bening di leher membengkak.
  • Suara berubah jadi serak.
  • Bau mulut.
  • Sakit perut, terutama pada anak kecil.
  • Leher kaku.
  • Sakit kepala.

Beberapa gejala tonsilitis pada anak kecil yang tidak dapat menggambarkan perasaan mereka adalah:

  • Mengiler karena sulit menelan.
  • Tidak mau makan.
  • Sering rewel yang tidak biasa.

Jika Anda mengalami gejala pilek, hidung tersumbat, bersin, serta batuk, maka kemungkinan besar penyebab tonsilitis adalah virus. Namun, jika Anda mengalami sakit tenggorokan, demam, serta pembengkakan kelenjar getah bening, tanpa gejala pilek, kemungkinan besar penyebabnya adalah bakteri. Segeralah temui dokter untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Pengobatan tonsillitis

Sebagian besar, fokus pengobatan tonsilitis adalah untuk meredakan gejala-gejala yang muncul,

alih-alih fokus mengobati penyakitnya. Misalnya, dengan mengonsumsi obat antiradang untuk meredakan nyeri akibat demam dan peradangan, seperti asetaminofen atau ibuprofen.

Untuk meredakan gejala sakit tenggorokan, Anda dapat melakukan beberapa pengobatan rumahan, seperti:

  • Istirahat yang cukup.
  • Banyak minum air putih.
  • Minum cairan hangat, seperti teh hangat dengan madu dan lemon atau sup hangat.
  • Berkumur-kumur dengan air hangat asin.
  • Mengisap permen pelega tenggorokan.
  • Anda dapat menggunakan humidifier untuk menjaga kelembapan di rumah atau kantor.

Umumnya, streptococcus tonsillitis yang disebabkan oleh virus, maka pengobatannya tidak dapat dilakukan secara langsung. Jika tonsilitis disebabkan oleh bakteri, dokter Anda mungkin meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi. Mengonsumsi antibiotik juga akan mengurangi risiko penularan penyakit kepada orang lain.

Dalam kasus yang lebih parah, radang amandel mungkin sangat membengkak hingga Anda sulit bernapas. Dokter akan meresepkan obat steroid untuk menekan peradangan yang terjadi. Bila tidak berhasil juga, maka Anda disarankan untuk melakukan operasi tonsilektomi untuk mengangkat amandel Anda. Ini adalah opsi terakhir dalam kasus yang jarang terjadi. Anda dan dokterlah yang dapat memutuskan apakah tonsilektomi dapat menjadi pilihan yang tepat jika dengan pengobatan sebelumnya, streptococcus tonsillitis tidak juga membaik.

Tips mencegah penularan streptococcus tonsillitis

Tindakan pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Mengingat, penyakit ini disebabkan oleh virus dan bakteri yang menular, maka pencegahan terbaik adalah dengan menjaga kebersihan yang baik, seperti:

  • Cuci tangan, terutama setelah batuk atau bersin, setelah dari toilet, dan sebelum makan.
  • Hindari berbagi makanan, gelas, botol air, atau peralatan makan yang sedang digunakan.
  • Segera ganti sikat gigi setelah didiagnosis radang amandel.
  • Tetap di rumah saat sakit.
  • Tutup mulut dengan tisu atau lengan tangan bagian atas saat batuk atau bersin.

Ingatlah bahwa streptococcus tonsillitis merupakan penyakit menular dan tidak ada obat khususnya. Oleh sebab itu, penting menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk menghindari dan mencegah penularannya kepada orang lain. Bila Anda mengalami gejala-gejalanya, maka segeralah temui dokter untuk memperoleh pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebabnya.

Read More

Sembuhkan Kulit Terbakar Matahari dengan 8 Cara Ini

Kulit terbakar matahari atau biasa disebut sunburn merupakan luka bakar yang dialami kulit karena paparan sinar matahari yang berlebihan. Gejala yang muncul bisa beragam tergantung tingkat keparahan serta kondisi masing-masing kulit. Namun, kulit terbakar matahari pasti akan menyebabkan kerusakan apalagi jika dialami dalam jangka waktu yang lama. Umumnya, gejala yang muncul yaitu kulit berwarna kemerahan, nyeri, gatal, terdapat lepuhan berisi cairan. Pada kasus yang sudah parah, gejala bisa disertai dengan sakit kepala, mual, demam, hingga pingsan. Berikut ini merupakan 8 cara yang bisa dicoba untuk mengatasi kulit terbakar matahari. 

  1. Kompres air dingin

Mengompres dengan air dingin bisa menjadi pertolongan pertama pada kulit terbakar matahari. Namun, pastikan Anda tidak menempelkan es batu secara langsung ke kulit karena malah akan memperparah keadaan. Gunakan handuk bersih yang dibasahi dengan air dingin untuk mengompres atau bungkus es batu menggunakan kain kemudian tempelkan pada kulit. 

  • Mengoleskan lidah buaya

Selain kompres air dingin, mengoleskan lidah buaya bisa menjadi cara mengatasi kulit terbakar matahari. Gel lidah buaya yang dijual di pasaran bisa dihunakan asal tidak mengandung alkohol. Jika memungkinkan, gunakan gel lidah buaya langsung dari tanamannya.  

  • Perbanyak minum air putih 

Kulit terbakar matahari bisa menyebabkan tubuh kekurangan cairan. Hal ini disebabkan kulit yang luka tersebut menarik cairan ke permukaan. Untuk itu, sebaiknya perbanyak minum air putih agar terhindar dari dehidrasi. 

  • Konsumsi OAINS

Obat antiinflamasi nonsteroid atau OAINS bisa membantu mengatasi rasa tidak nyaman pada kulit terbakar matahari. OAINS sebaiknya dikonsumsi sesegera mungkin setelah kulit terbakar matahari agar obat bekerja maksimal. Beberapa jenis OAINS yang mudah didapatkan yaitu naproxen dan ibuprofen. 

  • Hindari menyentuh kulit 

Ketika kulit terbakar matahari, biasanya muncul gejala berupa kulit melepuh dan berisi cairan. Agar proses penyembuhan berjalan lebih cepat, hindari menyentuh area kulit terbakar matahari apalagi memecahkan lepuhan yang ada. 

  • Lindungi kulit terbakar matahari

Setelah melakukan berbagai hal untuk menyembuhkan kulit terbakar matahari, sebaiknya gunakan perban sementara agar kulit lebih terlindungi. Oleskan salep antibiotik sebelum menutup kulit terbakar matahari dengan perban. Pilih perban antilengket untuk menghindari kesulitan ketika membuka nantinya. Hindari membasuh kulit terbakar matahari menggunakan sabun karena mengandung bahan kimia dan bisa memperparah kondisi kulit. Jika terpaksa, gunakan bahan alami untuk membasuh kulit terbakar matahari.

  • Berikan krim pelembab 

Pada proses penyembuhan, kulit terbakar matahari akan menjadi kering dan mulai mengelupas. Berikan krim pelembab di area tersebut secara rutin. Pastikan krim pelembab tidak mengandung benzocaine karena dapat menimbulkan reaksi alergi dan iritasi. 

  • Tetap berada di ruangan tertutup

Proses penyembuhan kulit terbakar matahari akan semakin lambat jika paparan sinar UV matahari terus diserap kulit. Oleh karena itu, sebaiknya tetap tinggal di dalam ruangan ketika kulit terbakar matahari belum sembuh. Jika terpaksa harus keluar ruangan, gunakan pakaian berlengan panjang sehingga kulit terlindungi dari paparan sinar matahari langsung.  Jika berbagai cara di atas telah dilakukan namun kulit terbakar matahari tidak kunjung membaik, berkunjung ke dokter bisa menjadi solusi. Kondisi kulit terbakar matahari umumnya membutuhkan waktu satu minggu untuk penyembuhan. Pencegahan kulit terbakar matahari bisa dilakukan dengan menggunakan tabir surya yang mengandung SPF 30 atau lebih, menggunakan pakaian tertutup ketika berada di luar ruangan, serta menghindari paparan matahari langsung. 

Read More

Obat Nyeri Dada Pereda Gejala Angina

Obat Nyeri Dada Pereda Gejala Angina

Nyeri dada paling sering menjadi tanda dari penyakit jantung koroner. Dalam dunia medis, nyeri dada kerap dikaitkan dengan salah satu gejala serangan jantung yang disebut sebagai angina pektoris. Konsumsi obat nyeri dada dan konsultasi ke rumah sakit mesti segera dilakukan jika memang Anda mengalami rasa sakit yang makin terasa kuat. 

Nyeri dada yang sering muncul sebagai gejala angina terasa seperti tusukan tajam diikuti oleh rasa panas di bagian dada. Tidak jarang, rasa sakit akibat nyeri di dada akan menjalar hingga ke bagian leher, rahang, lengan, sampai ke punggung. 

Namun, untuk memastikan meminum obat nyeri dada yang mengarah ke tanda-tanda angina tidak boleh sembarangan. Pasalnya, nyeri dada juga memiliki kemungkinan merupakan gejala dari penyakit lain, seperti maag dan paru-paru. Tentu saja obat penangananya tidak bisa disamakan. 

Nyeri Dada akibat Jantung 

Khusus untuk nyeri dada yang diakibatkan masalah otot jantung, ada beberapa gejala khas yang dimilikinya. Berikut adalah beberapa gejala nyeri dada yang memang mengarah pada masalah jantung. 

  • Tusukan Menjalar 

Nyeri dada akibat masalah jantung biasanya terasa seperti tusukan-tusukan tajam. Tusukan tersebut tidak menetap di bagian dada saja, melainkan menjalar hingga ke bagian lengan kiri dan punggung. 

  • Bertambah dengan Aktivitas 

Sifat nyeri dada akibat masalah jantung bisa hilang dan timbul. Gejala akan terasa makin parah ketika Anda sedang beraktivitas. Sementara ketika sedang beristirahat, rasa nyeri akan terasa berkurang. 

  • Keringat Dingin 

Rasa sakit di dada akibat masalah otot jantung akan membuat Anda mudah mengeluarkan keringat dingin. Keringat bisa sangat deras dengan ukuran bulir yang besar. 

  • Pusing dan Lemas 

Otot jantung yang tidak maksimal memompa darah akan membuat aliran darah ke otak menjadi tersendat. Anda pun akan mudah merasa pusing dan lemas. 

Obat untuk Angina 

Obat nyeri dada akibat masalah jantung umumnya akan menggunakan jenis obat untuk mencegah penggumpalan darah bahkan jika bisa mengencerkannya. Setidaknya ada 4 jenis obat nyeri dada yang mengarah pada angina pektoris yang kerap diresepkan oleh dokter. 

  1. Niktrat 

Contoh obat jenis nitrat di antaranya isosorbide dinitrate ataupun gliseril. Niktrat dikonsumsi guna mencegah serangan angina yang lebih parah. Obat ini mampu merelaksasi pembuluh darah ke jantung sehingga suplai darah dan oksigen bisa bertambah. Efek samping dari konsumsi obat ini adalah detak jantung bertambah cepat, sakit kepala, dan rasa gatal. Namun, efek samping yang terjadi hanya bersifat sementara. 

  1. Penghambat Beta 

Contoh obat yang berjenis penghambat beta, di antaranya acebutolol, atenolol, bisoprolol, carvedilol, metoprolol, nebivolol dan propranolol. Fungsi dari jenis obat ini adalah menurunkan detak jantung sekaligus tekanan darah sehingga beban jantung menjadi lebih ringan. Jenis obat penghambat kerap diresepkan pada pasien jantung untuk pemakaian jangka panjang. Efek samping dari obat ini adalah gangguan tidur, kelelahan, dan kesemutan. 

  1. Penghambat Saluran Kalsium 

Contoh penghambat saluran kalsium, di antaranya diltiazem, nifedipine, amlodipine, dan verapamil. Fungsi dari jenis obat ini adalah merelaksasi pembuluh darah sehingga suplai darah ke jantung dapat ditingkatkan. Penghambat saluran kalsium juga bisa mengobati tekanan darah tinggi dan detak jantung yang tidak teratur. Efek samping penggunaan obat ini, di antaranya sakit kepala, pembengkakan kaki, sampai kulit yang kemerahan. 

  1. Trimetazidine 

Jenis obat yang satu ini mampu mengurangi frekuensi serangan angina yang menimbulkan nyeri dada. Trimetazidine bekerja dengan cara menjaga energi sel otot jantung agar terus bisa bekerja dengan optimal. Hanya saja, tidak jarang orang yang mengonsumsi jenis obat ini akan mengalami masalah pencernaan ringan, seperti mual dan muntah. 

*** 

Adanya efek samping dari penggunaan obat nyeri dada yang mengarah pada masalah jantung membuat Anda mesti sangat berhati-hati mengonsumsinya. Selalu pastikan obat yang Anda konsumsi sesuai dengan resep dokter dan tidak menggunakannya secara sembarangan.

Read More