Babesiosis, Penyakit Karena Parasit

Babesia adalah parasit kecil yang menginfeksi sel darah merah Anda. Infeksi pada Babesia disebut babesiosis dan biasanya ditularkan melalui gigitan kutu.

Babesiosis sering terjadi bersamaan dengan penyakit Lyme. Karena kutu yang membawa bakteri Lyme juga dapat terinfeksi parasit Babesia.

Tingkat keparahan gejala babesiosis dapat bervariasi. Anda mungkin tidak memiliki gejala sama sekali, atau Anda mungkin memiliki sedikit gejala mirip flu. Beberapa kasus dapat menyebabkan komplikasi serius yang mengancam jiwa.

Infeksi Babesia paling sering dimulai dengan demam tinggi, kedinginan, nyeri otot atau persendian, dan kelelahan. Gejala yang kurang umum termasuk:

  • Sakit kepala parah
  • Sakit perut
  • Mual
  • Memar kulit
  • Kulit dan mata Anda menguning
  • Perubahan suasana hati

Ketika infeksi berlanjut, Anda mungkin mengalami nyeri dada atau pinggul, sesak napas, dan keringat basah kuyup. Anda juga mungkin terinfeksi Babesia dan tidak memiliki gejala apa pun. Demam kambuh kadang-kadang merupakan tanda babesiosis yang tidak terdiagnosis.

Pada orang yang bergejala, babesiosis biasanya didiagnosis dengan memeriksa darah di bawah mikroskop dan melihat parasit Babesia di dalam sel darah merah.

Perawatan yang efektif untuk babesiosis tersedia. Namun, orang yang tidak memiliki gejala atau tanda babesiosis biasanya tidak perlu diobati. Oleh karena itu, sebelum mempertimbangkan perawatan, langkah pertama adalah memastikan diagnosis babesiosis benar.

Pengobatan babesiosis membutuhkan obat antiparasit, seperti yang digunakan untuk malaria. Pengobatan babesiosis yang parah biasanya terdiri atas azitromisin yang diberikan secara intravena ditambah atovakon oral atau klindamisin yang diberikan secara intravena ditambah kina oral. Dengan penyakit parah, tindakan pendukung tambahan dapat diambil, seperti transfusi darah.

Waktu pemulihan dari babesiosis bervariasi berdasarkan individu. Karena tidak ada vaksin untuk melawan babesiosi, babesiosis mungkin kambuh setelah Anda menjalani perawatan. Sehingga Anda perlu dirawat kembali, jika Anda memiliki gejala lagi.

Read More