Apa Saja Jenis Jamur Yang Bisa Dimakan?

Ada berbagai jenis makanan yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satu jenis makanan yang dapat Anda konsumsi termasuk jamur. Ada berbagai jenis jamur yang tersebar di berbagai tempat, dan beberapa di antaranya dapat memberikan nutrisi untuk tubuh. Lantas apa saja jamur yang bisa dimakan?

Jenis-Jenis Jamur Yang Bisa Dimakan

Jika Anda ingin mengkonsumsi jamur, berikut adalah beberapa jenis jamur yang bisa Anda coba:

  1. Jamur shiitake

Jamur shiitake adalah salah satu jamur yang paling populer di dunia. Jamur tersebut berasal dari Asia Timur dan telah dikonsumsi di berbagai negara Asia. Jamur shiitake juga merupakan salah satu makanan yang rendah kalori, yaitu sebanyak 44 kalori.

Selain itu, jamur shiitake merupakan jamur yang kaya akan nutrisi, karena mengandung berbagai sumber mineral seperti protein dan serat, sehingga dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh manusia. Beberapa manfaat tersebut termasuk menjaga kesehatan jantung, imun, dan dapat melawan sel kanker di dalam tubuh.

  • Jamur maitake

Jamur maitake, atau disebut sebagai jamur menari, merupakan salah satu jamur yang bisa dimakan, karena jamur tersebut juga dapat memberikan kesehatan bagi tubuh. Jamur maitake juga termasuk makanan rendah kalori dimana jamur tersebut mengandung 31 kalori.

Selain itu, jamur maitake kaya akan antioksidan, serta terdapat berbagai nutrisi seperti vitamin B dan C, tembaga, potasium, dan serat. Beberapa manfaat dari jamur maitake adalah dapat mencegah kanker dan mengurangi tingkat kolesterol di dalam tubuh.

  • Jamur tiram

Jamur tiram merupakan salah satu jenis jamur dapat Anda konsumsi. Jenis jamur ini juga merupakan jamur yang paling populer di Indonesia. Jamur tiram termasuk makanan rendah kalori, yakni sebanyak 28 kalori. Oleh karena itu, jamur tiram dapat memenuhi kebutuhan manusia setiap hari.

Selain itu, jamur tiram terdapat berbagai nutrisi berupa karbohidrat (5,2 gram), lemak (0,3 gram), sodium (15,5 gram), serat (2 gram), dan protein (2,9 gram). Jamur tiram juga didukung oleh niasin, riboflavin, asam pantotenat, folat, vitamin B6, tiamin, potasium, magnesium, dan tembaga.

  • Jamur kancing

Jamur kancing juga merupakan salah satu jamur yang paling banyak dikonsumsi oleh orang-orang. Jamur ini juga disebut sebagai jamur putih, karena pada awalnya jamur tersebut tumbuh dengan warna putih. Jamur ini juga termasuk makanan rendah kalori, yakni sebanyak 22 kalori.

Meskipun jamur kancing merupakan salah satu makanan yang rendah kalori, jamur kancing dapat memberikan dampak baik bagi tubuh. Beberapa manfaat yang diperoleh dari jamur kancing adalah dapat mencegah kanker, mengendalikan gula darah, serta menjaga pencernaan manusia.

  • Jamur enoki

Jamur enoki merupakan jamur yang terlihat kecil dan kurus, dan hanya terdapat 37 kalori. Meskipun demikian, jamur enoki juga merupakan salah satu makanan yang memiliki nutrisi tinggi dan dapat memenuhi kebutuhan manusia.

Jamur enoki memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan seperti menjaga sistem imun manusia. Selain itu, sebuah studi menunjukkan bahwa kandungan proflamin yang terdapat pada jamur enoki mampu melawan tumor.

  • Jamur chaga

Jamur chaga merupakan jamur yang tumbuh di daerah yang dingin. Selain itu, jamur chaga dijual dalam kemasan bubuk. Jamur chaga merupakan makanan rendah kalori, yaitu sebanyak 30 kalori. Jamur chaga dilengkapi dengan berbagai nutrisi seperti vitamin B, vitamin D, kalsium, potasium, magnesium, tembaga, dan zinc.

Karena memiliki banyak nutrisi, jamur chaga dapat memberikan dampak baik bagi kesehatan manusia. Manfaat yang diperoleh antara lain melindungi sistem imun, mengurangi kadar gula darah, dan mencegah kanker. Jamur chaga merupakan salah satu makanan yang dapat Anda konsumsi tiap hari.

Cara Memilih Jamur

Itulah jenis jamur yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan. Jika Anda ingin membelinya, Anda sebaiknya beli jamur tersebut di supermarket atau pasar yang menjamin kualitasnya.

Efek Samping

Selain itu, Anda juga perlu pahami bahwa jamur yang dikonsumsi secara berlebihan dapat memicu efek samping seperti ruam. Anda juga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter apakah aman untuk mengkonsumsi jamur jika Anda sedang hamil atau menyusui. Meskipun demikian, jamur yang bisa dimakan seharusnya Anda konsumsi secukupnya.

Read More