Macam- Macam Bentuk Tubuh Wanita

Berbagai macam bentuk tubuh wanita, namun semuanya sama cantiknya.

Tubuh setiap orang berbeda, baik dari segi bentuk maupun ukuran. Hasil studi tahun 2004 melaporkan bahwa deskripsi bentuk tubuh wanita secara historis telah dijelaskan dalam kategori berdasarkan bentuk, seperti segitiga, persegi panjang, berlian, oval, dan jam pasir.

Penting untuk Anda ingat bahwa kategori tipe tubuh bukanlah ilmu yang pasti. Seringkali, ada banyak variasi dalam satu “jenis” bentuk tubuh.

Anda mungkin menemukan bahwa bentuk individual Anda memiliki karakteristik dari beberapa tipe tubuh yang berbeda. Berikut beberapa jenis bentuk tubuh wanita:

  • Persegi panjang, lurus, atau “pisang”

Jika ukuran pinggang Anda hampir sama dengan pinggul atau dada Anda, dan bahu serta pinggul Anda hampir sama lebar, Anda memiliki apa yang disebut tipe tubuh “pisang” atau persegi panjang.

  • Segitiga atau “pir”

Dengan bentuk ini, bahu dan dada Anda lebih sempit dari pinggul Anda. Anda mungkin memiliki lengan ramping dan pinggang yang cukup jelas. Pinggang Anda kemungkinan besar miring ke pinggul Anda.

  • Sendok

Jenis tubuh sendok sangat mirip dengan bentuk segitiga atau “pir”. Pinggul Anda lebih besar dari dada atau bagian tubuh lainnya dan mungkin memiliki penampilan seperti “rak”. Anda juga bisa membawa beban di lengan atas dan paha atas.

  • Jam pasir

Jika pinggul dan payudara Anda hampir sama ukurannya dan Anda memiliki pinggang yang jelas lebih sempit dari keduanya, Anda memiliki bentuk jam pasir. Kaki dan tubuh bagian atas Anda mungkin dianggap proporsional. Bahu Anda mungkin sedikit membulat, dan kemungkinan besar Anda memiliki bokong yang bulat.

  • Jam pasir atas

Dengan bentuk tubuh jam pasir atas, Anda memiliki bentuk jam pasir umum, tetapi ukuran payudara Anda sedikit lebih besar dari pinggul Anda.

  • Jam pasir bawah

Jika Anda memiliki bentuk tubuh jam pasir bawah, Anda memiliki bentuk jam pasir umum, tetapi ukuran pinggul Anda sedikit lebih besar dari payudara Anda.

  • Segitiga terbalik atau “apel”

Jika bahu dan dada Anda lebih besar dari pinggul yang relatif kecil, Anda memiliki apa yang dikenal sebagai segitiga terbalik atau bentuk “apel”.

  • Bulat atau oval

Jika payudara Anda lebih besar dari bagian tubuh lainnya, pinggul Anda kecil, dan bagian tengah tubuh Anda lebih berisi, Anda memiliki apa yang biasanya disebut tipe tubuh bulat atau oval.

  • Berlian

Jika pinggul Anda lebih lebar dari bahu, dada kecil, dan pinggang lebih berisi, Anda memiliki apa yang disebut bentuk tubuh berlian.

Dengan tipe ini, Anda dapat membawa sedikit lebih banyak beban di kaki bagian atas. Anda mungkin juga memiliki lengan yang ramping.

  • Atletis

Jika tubuh Anda berotot tetapi tidak terlalu melengkung, Anda mungkin memiliki tipe tubuh atletis. Ukuran bahu dan pinggul Anda hampir sama.

Beberapa elemen bentuk tubuh wanita ditentukan oleh struktur tulang. Sebagai contoh, beberapa orang memiliki lengkungan, bokong bulat dan lengkungan di tulang belakang mereka. Sedangkan yang lain mungkin memiliki pinggul yang lebih lebar, kaki yang lebih pendek, atau torsi yang lebih panjang.

Seberapa tinggi atau pendek Anda juga akan mempengaruhi keseluruhan bentuk tubuh Anda. Faktor genetik juga mempengaruhi bentuk tubuh Anda.

Apa pun bentuk tubuh yang Anda miliki, ingatlah: Anda cantik. Karena tidak ada bentuk tubuh wanita yang “ideal”, terlepas dari apa yang beberapa orang coba katakan kepada Anda.

Yang paling penting adalah Anda bahagia dan sehat. Jika Anda memiliki kekhawatiran mengenai bentuk tubuh Anda, bicarakan dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan lainnya.

Read More

10 Tips Membuat Resolusi Kesehatan Tahun Baru Menjadi Mudah

tips membuat resolusi kesehatan

Salah satu jenis resolusi yang banyak dibuat untuk tahun baru yang lebih berarti dan produktif adalah memiliki gaya hidup yang sehat. Sayangnya, resolusi kesehatan biasanya hanya bertahan pada 3-4 bulan pertama. Tapi jangan khawatir, Anda masih memiliki harapan untuk bisa bertahan dengan target-target kesehatan tahunan jika dirancang dengan tepat dan sesuai dengan karakter dan kebutuhan Anda. Untuk lebih lengkapnya, simak 10 tips membuat resolusi kesehatan tahun baru menjadi lebih mudah berikut ini.

1. Merancang Resolusi Kesehatan
Saat akan memasuki tahun baru, sebagian besar orang biasanya akan membuat rencana dan target tahunan untuk menjalani hidup yang lebih produktif dan bermanfaat dalam setahun kedepan. Begitu pula dengan diri Anda dengan segala target karir, pendidikan, asmara, dan yang tidak kalah penting kesehatan. Namun, menjalani gaya hidup sehat bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of Pennsylvania, hanya 77 persen yang dapat bertahan menjalankan resolusinya di 1 minggu pertama awal tahun. Selanjutnya, setelah enam bulan, hanya ada sekitar 40 persen yang akan bertahan.

2. Mengapa Resolusi Tahun Baru Kerap Kali Gagal
Mengapa menjaga konsistensi mencapai resolusi rasanya sangat sulit untuk dilakukan? Para peneliti telah mengidentifikasi adanya beberapa penyebab, mulai dari penetapan target yang terlalu tinggi hingga terlalu fokus pada tujuan akhir tanpa memperhatikan proses. Christine Whelan, PhD, profesor klinis di School of Human Ecology di University of Wisconsin, Madison mengungkap, “Sangat mudah untuk mengubah sikap Anda, tetapi sulit untuk mengubah perilaku Anda,” Dengan kata lain, mengacuhkan perubahan perilaku kerap menjadi alasan mengapa Anda gagal dalam mencapai sebuah target.

3. Tetapkan Tujuan Resolusi Yang Rasional
Menargetkan sebuah tujuan setinggi mungkin bukanlah hal yang buruk. Namun, jika dilakukan tanpa melihat kapasitas dan proses yang dilakukan, tentu sebuah resolusi akan menjadi terlihat sulit untuk tercapai. Alhasil, banyak dari mereka yang menyerah dan berhenti di tengah perjuangan.

Dalam mencapai sebuah resolusi kesehatan, cobalah untuk berhenti membuat target fisik seperti penurunan berat badan atau penambahan massa otot. Beralihlah pada target perubahan prinsip dan gaya hidup untuk menjalani kehidupan yang sehat. Hal ini tentu mencakup perubahan pola makan, penjadwalan latihan fisik, hingga beragam aktivitas lain yang mendukung kesehatan fisik dan mental.

4. Cari Motivasi Utama Anda
Tiap orang memiliki motivasi yang berbeda untuk memacu keinginan menjaga pola hidup yang sehat. Mulai dari target penampilan hingga penerapan gaya hidup sehat yang nantinya dapat menjadi contoh untuk anak-anak Anda di masa depan. Pastikan untuk menetapkan motivasi yang dapat memberikan dorongan jangka panjang. Dengan begitu, resolusi kesehatan akan menjadi lebih dari sekedar target tahunan, melainkan gaya hidup.

5. Perbaiki Pola Makan Anda
Bersihkan tubuh dari makanan yang memberikan dampak buruk pada kesehatan, baik itu jangka pendek ataupun jangka panjang. Cobalah untuk mengurangi asupan camilan dari makanan kemasan dan menu makanan cepat saji. Sebaliknya, upayakan untuk selalu mengutamakan makanan yang sehat dengan menu sehat, bergizi, dan komposisi gizi yang seimbang. Ubah juga pola pikir Anda mengenai makanan sehat yang tidak enak. Faktanya, banyak makanan sehat yang lebih menyegarkan daripada makanan siap saji dengan lemak tinggi.

6. Bersihkan Dapur Anda
Mulailah dengan mengeluarkan beragam makanan tidak sehat yang dapat mengganggu Anda dalam menjalani resolusi hidup sehat. Keluarkan sisa-sisa camilan dan makanan instan yang sering menggoda Anda di waktu luang. Anda dapat menggantinya dengan buah-buahan atau kacang-kacangan (tanpa gula) sebagai camilan sehat dan berserat tinggi.

7. Merancang Jadwal dan Target Latihan Fisik
Membuat sebuah resolusi kesehatan tentu tidak akan jauh dari target membuat jadwal dan rutinitas olahraga atau latihan fisik. Namun, hal ini cukup sulit karena banyak dari mereka berhenti melakukannya di minggu ketiga Januari. Hal ini kebanyakan disebabkan oleh ketidakpahaman mengenai manfaat dari sebuah latihan fisik itu sendiri. Jadikan proses sebagai fokus utama dari sebuah olahraga. Biarkan proses berlatih dengan konsisten perlahan menjadi bagian dari gaya hidup dan hindari memasang target yang terlalu sulit dicapai.

8. Gunakan Aplikasi di Smartphone
Gunakan smartphone Anda sebagai asisten yang akan mengingatkan dan memandu Anda dalam setiap latihan fisik yang ingin Anda lakukan. Ada banyak pilihan aplikasi latihan fisik yang juga disertai dengan anjuran asupan bergizi yang dapat melengkapinya untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan ideal.

9. Hindari Stres dan Belajarlah Mengendalikan Diri
Resolusi kesehatan tidak hanya seputar dengan pengaturan pola makan dan pendisiplinan gaya hidup sehat. Anda juga perlu untuk memperhatikan kesehatan mental Anda dengan mengurangi risiko stres dan belajar mengendalikan diri. Kenali dan pahami karakter diri Anda dengan baik untuk mengetahui cara tepat untuk dapat mencapai sebuah ketenangan diri. Anda juga dapat memulainya dari menjaga tubuh tetap sehat dan fit dengan memberi tubuh waktu istirahat yang cukup.

10. Cobalah Bermeditasi
Terakhir, cobalah untuk menyempatkan diri bermeditasi sebagai cara menenangkan tubuh dan pikiran dari tekanan. Meditasi terbukti dapat membersihkan gangguan dan merileksasi tekanan yang menyerang Anda secara fisik dan mental. Sebuah studi di tahun 2013 menemukan bahwa orang dewasa yang belajar mengenai dasar-dasar meditasi akan menjadi lebih peka mengenai kadar stres dalam diri. Hal ini juga termasuk insomnia yang kerap mengganggu konsentrasi. Lakukan meditasi tidur dapat membantu Anda tertidur dengan cepat.

Read More